-->

9 Bahaya serta efek negatif kafein bagi kesehatan

Kafein adalah zat yang ditemukan dalam berbagai macam tanaman seperti biji kopi, daun teh dan kakao. Kafein memiliki manfaat sekaligus efek samping bagi kesehatan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Kafein tinggi biasanya ditemukan dalam bebebrapa minuman seperti kopi dan softdrink, sedangkah teh, umumnya mengandung kafein dalam jumlah moderat (sedang). Beberapa efek samping dan bahaya kafein:

efek negatif kafein
Gambar: minuman berkafein

1. Mempengaruhi kesehatan mental. Mengkonsumsi terlalu banyak kopi ternyata memiliki efek negatif bagi kesehatan, hal ini dikeranakan kandungan kafein dalam kopi jika dikonsumsi secara berlebih bisa mengakibatkan kelelahan adrenal. Kelelahan adrenal ini sering dialami orang saat mereka mengkonsumsi kafein secara berlebih dari minuman seperti softdrink atau kopi. Gejala kelelahan adrenal ini meliputi kecemasan berlebih, susah tidur, perubahan suasana hati, dan cepat lelah.

2. Menghambat penyerapan nutrisi. Dampak negatif kafein yang paling umum adalah menimbulkan masalah pencernaan termasuk mempengaruhi penyerapan nutrisi seperti magnesium dan kalsium. Di dalam sistem pencernaan kafein bertindak sebagai pencahar, yang menyebabkan perut bergerak sebelum menyerap mineral dan nutrisi lainnya, sehingga ini bisa menyebabakan sesorang mengalami malnutrisi. Jika anda suka mengkonsumsi minuman berkafein seperti softdrink, perhatikan jangan sampai berlebihan kadar kafeinnya.

3. Dehidrasi. Dehidrasi adalah kondisi dimana seseorang mengalami defisit cairan tubuh. Ada banyak penyebab dehidrasi dan yang paling umum adalah keringat berlebih, tetapi selain keringat dehidrasi juga bisa dipicu akibat efek negatif kafein. Mengkonsumsi kafein berlebih akan membuat kita sering buang air kecil sehingga menyebabkan mudah dehidrasi.

4. Kecanduan. Orang yang terbiasa minum kopi biasanya akan sulit menghindarinya, hal ini disebabkan kandungan kafein dalam kopi bisa menyebabkan kecanduan. Kafein bertindak menekan zat kimia yang disebut adenosin. Penekanan senyawa ini oleh kafein bisa mempengaruhi tubuh sehingga membuatnya merasa berenergi. Sementara lonjakan energi ini dapat merangsang danmembuat otak membutuhkan peningkatan kadar kafein. Jadi seolah-olah tubuh akan terus memerlukan kafein untuk membuatnya bertenaga.

5. Darah tinggi. Jika anda mengalami tekanan darah tinggi, jangan sekali-kali mengkonsumsi minuman berkfein tinggi seperti kopi dan softdrink. Hal ini disebabkan kafein dapat merangsang detak jantung untuk bekerja lebih keras sehingga bisa mengakibatkan lonjakan tekanan darah. Bahkan, bagi anda yang tidak memiliki hipertensi pun dianjurkan mengurangi konsumsi kafein. Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang menkonsumsi 3,3 mg/kg sekitar (4,5 mmHg) kafein mengalami peningkatan tekanan darah.

6. Maag (tukak lambung). Efek negatif kafein juga bisa dirasakan oleh mereka dengan tukak lambung. Konsumsi kafein secara berlebih dapat meningkatkan pelepasan asam lambung, yang menyebabkan mulas pada beberapa orang. Selain lambung, kafein juga bisa mempengaruhi kesehatan pencernan lain. Jadi jaga asupan kafein anda, agar terhindari dari gangguan lambung.

7. Keguguran. Pada tahun 2008, telah dilakukan penelitian untuk mengetahui efek negatif kopi bagi wanita hamil.  Dalam satu studi yang dirilis oleh American Journal of Obstetri dan Ginekologi, ditemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi 200mg kafein atau lebih setiap hari memiliki risiko dua kali lipat mengalami keguguran dibandingkan wanita yang tidak mengkonsumsi kafein. Tetapi dalam penelitian lain memberikan hasil yang berbeda. Dalam studi yang dirilis oleh Epidemiology, tidak ada peningkatan risiko keguguran pada wanita hamil yang minum kopi setiap hari dengan dosis antara 200-350mg per hari. Meskipun kedua penelitian tersebut bertentangan, tampaknya wanita hamil harus mengurangi konsumsi kafein sebagai langkah pencegahan. Terlebih lagi, kafein juga bisa menyebabkan penurunan kadar cairan tubuh sehingga berbahaya bagi wanita hamil.

8. Meningkatkan menopouse. Kafein sering dikaitkan dengan gejala utama menopause. Bahkan Secara ilmiah kafein telah terbukti dapat mengakibatkan peningkatan frekuensi hot flashes. Selain itu, kafein juga memiliki dampak negatif menimbulkan kelelahan dan menurunnya kesehatan mental sehingga memperparah gejala menopause.

9. Osteoporosis. Kafein memiliki efek negatif pada hormon yang bisa menyebabkan masalah kesehatan di masa tua. Salah satu diantaranya adalah kafein meningkatkan homocysteine dalam tubuh yang berakibat meningkatnya risiko osteoporosis. Belum lagi, kafein juga mempengaruhi penyerapan mineral termasuk kalsium dan megnesium, dimana keduanya merupakan nutrisi penting bagi tulang.

Semua efek buruk kafein di atas lebih dipicu ketika kita berlebihan dalam mengkonsumsi makanan/minuman berkafein, serta bagi beberapa orang yang memiliki masalah tertentu pada kesehatan mereka. Sedangkan jika tidak, kebanyakan kafein justru memberikan manfaat bagi kesehatan.

Related Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel